19 Januari 2016

Rudderless, Lagu Anakku

Nak...
dengarlah ini
kunyanyikan lagumu
sepenuh jiwa
sepenuh harap
bahwa aku akan bisa
mengenali sosok asingmu


permataku..
tetap ku petik gitar ini
mengiringi baitbait
yang pernah kaugores
berharap bisa paham
apa kecemuk di hatimu
sehingga memilih
ujung tragis:
merenggut jiwa-jiwa tak berdosa
lalu mengakhiri nafasmu sendiri

buah hatiku...
maafkan
bila semua salahku
bila khilafku 
memojokanmu dalam kubang 
gundah tak sudahsudah
sehingga kau rela memilih
jalan tak terbayangkan

anakku...
aku tak akan dengar bisikbisik mereka
soal lagumu yang tak pantas
dibawakan
karena lahir dari hati
yang dikuasai bisik iblis
Karena tercipta dari jiwa
penumpah maut dan duka
biarlah semuanya
akan terus kunyanyikan lagumu
sambil menangis
sambil merintih
dan berusaha mengenangmu
si anak malang(*)



17 Januari 2016

kelana imajinasi

berkelana di belantara imajinasi
negeri jauh, negeri yang khayal
negeri  berbeda
negeri serba mungkin

menapaki tikungan
penuh kejutan
penuh petulangan

setiap saat
terlarut
terserap ke dalam
drama di lembar kertas
kisah di layar kaca

hanyut, hanyut dan terus
hanyut
seraya mengubur
kenyataan muram
di depan mata(*)

16 Januari 2016

Rudy, Inspirasi

ketika langit serasa jatuh
menekan meremukkan dada
melenyapkan segala asa
ingatlah rudy

pada suatu hari
setelah ditinggal mati
sahabat sejati
ia memutuskan
"seumur hidupku aku mendengar orang berkata
apa yang bisa dan tidak bisa aku lakukan.
kini, tidak
aku tak mau lagi mengikuti  mereka"

lalu ia melawan semua
keraguan
cemooh
dan kecewa

lalu ia melangkah tak lelah-lelah
melawan angin
melewati kerikil
meraih mimpi(*)


sindrom

selalu ingin dari pinggir
pelan-pelan, melawan segala praduga
menjejak pusat
meraksasa

selalu jadi underdog
lalu jadi pemenang

selalu begitu
begitu
berulang-ulang(*)

13 Januari 2016

2015

seperti sehari saja
jejak-jejak pun ditapaki lagi

setapak muram
seinjak suram
selangakah kelam

seperti labirin
diputari sehari suntuk
lorong dan tikungan sama
terus diulang
sedang matahari
kian tenggelam

lalu resah mengakar
menyebarkan
meriang di sekuju badan

esok mungkin sama juga
padahal tenaga
kian sirna
usia kian senja

labirin muram ini
kenapa tak sudah-sudah(*)

03 Desember 2015

You have a chat waiting in Evernote!

You have a chat waiting in Evernote

People want to chat with you. Click the green button to join in.

An unread chat from

nurdins

Evernote is the one workspace you need.
Collect ideas and work on projects together.

02 Desember 2015

nurdinsaleh@gmail.com shared a note with you in Evernote

nurdinsaleh@gmail.com shared a note with you.

Write notes, collect ideas, and move your projects forward with Evernote.

29 November 2015

House of sand and fog

Jalan kita disatukan garis derita dan
Sengsara tak berkesudahan

Kedukaan lalu melukai kemanusiaan
Menyemai benih benci dan rasis:
Karena asing kau harus kalah

Tapi tak ada kemenangan sempurna
Yang bisa dibangun batu bata kecurangan
Disemen tipu daya

Maka semua berujung nestapa
Tenggelam dalam kubangan air mata dan darah
Maut dan duka

22 November 2015

Dinamis atau mBunglon...

Terlalu mudah berubah
Warna di pagi hari berganti cepat di siang hari, berubah lagi di sore hari
Seperti terombang ambing di sungai deras
Tak jenak tak pernah tenang

Mimpi berlarian
Berganti seiring bisikan
Dari satu fragmen ke adegan lain

Ini dinamis
Atau bunglon tak berpendirian?

27 September 2015

Ana, 27 sept 2015

Ana bobo. Mimi lewat selang