dengarlah ini
kunyanyikan lagumu
sepenuh jiwa
sepenuh harap
bahwa aku akan bisa
mengenali sosok asingmu
permataku..
tetap ku petik gitar ini
mengiringi baitbait
yang pernah kaugores
berharap bisa paham
apa kecemuk di hatimu
sehingga memilih
ujung tragis:
merenggut jiwa-jiwa tak berdosa
lalu mengakhiri nafasmu sendiri
buah hatiku...
maafkan
bila semua salahku
bila khilafku
memojokanmu dalam kubang
sehingga kau rela memilih
jalan tak terbayangkan
anakku...
aku tak akan dengar bisikbisik mereka
soal lagumu yang tak pantas
dibawakan
karena lahir dari hati
yang dikuasai bisik iblis
