31 Januari 2026

Pikat Petualangan

Angan-angan terbang
                         gelisah
terbawa pikat petualangan
di layar-layar digital
yang setiap hari berlomba menyapa

semua bisa melakukannya
dengan roda dua 
atau roda empat
sendiri atau bersama

tampak sederhana saja: 
bersiap, atur rencana, lalu
berangkat melewati batas kota
menapaki pelosok-pelosok:
      sungai, hutan, lembah, gunung
menyatu dengan alam
tersenyum di depan kamera
memamerkan segala
lewat rekaman-rekaman sinamatik
berharap like dan mungkin uang akan datang

Setiap hari terpupuk
hasrat makin meronta
ingin segera mencoba

tapi aduh...
kenyataan tidaklah sama
tidak sama sekali
tak mirip seperti yang diangan-angankan

di sana
di tempat sepi 
tak ada jiwa yang tercerahkan
tak ada semangat yang terpompa lagi

kenyamanan diganggu
hal-hal kecil
dan ketakukan-ketakukan aneh
tentang hal yang menanti dalam gelap

ada pula percik kerinduan
pada kisah-kisah di layar digital
rasanya lebih nyaman di sana
di sofa hangat
memainkan tombol remot 
atau menggulir layar seluler
berganti cepat
dari satu petualangan ke lainnya.•

Shetland

Kampung tepi pantai yang tenang
sentosa
kecuali bila kau bisa menyelam
ke dalam dada
dan melihat beban yang ditanggung semua warga 

Hari ini seorang tua tiada
ditemukan terikat setelah berhari-hari
tersiksa dingin menusuk di halaman 
menghadapi pantai berangin

tanya dan curiga
menjelma kabut-kabut kegelisahan
tempat itu tak lagi sama
beban-beban bermunculan
menjelma laku aneh
mencengangkan

kampung kecil di tepi laut
jauh dari bising dan masalah kota
tapi di dalam dada
manusia sama belaka
bergulat melawan monster-monster
yang rapi bersembunyi

tempat sunyi di ujung peradaban
bergulat pelan dalam diam
melawan kesepian yang
mencabik-cabik segala.



05 Maret 2020

Tungtung Lengkah

basa harepan maruragan
di unggal pengkolan

basa impian limpas
kabawa gulidag masalah hirup

ujugujug
geus aya di tungtung
panonpoe geus meh surup

diri jumarigjeung
napakan sesa-sesa lengkah
tanaga suda
kahanjakal ngarobeda

tueing isuk
boa pageto

tapi napsu
naha masih ngaberung...(*)

02 Mei 2019

Kenangan Endah Bulan Purnama

hoyong deui
nyacap sari
katresna
siga kamari
dina seungit
rambut salira

harita pan bulan
caang mabra
ngigelkeun kalangkang
rasa
nu sumeleket jeroeun
dada urang:
   taya papadanana

urang papuket
ngangkleung di sagara
asmara motah
ramo patarema
hate gunem recok
ngabedahkeun kasono
teu suda-suda

napas urang
siga keur balap
ngahegak
awak obah ngawirahma
geter urang
di tungtung:
   taya papadananan

harewos bagja
imut kasuka
pagalo jadi
rasa bagja
cakcak dina lalangit ge
semua nu kabita

hoyong deui
siga kamari
nyacap sari
ngigelan bulan purnama
tapi nu aya ukur samagaha
jeroeun dada
kalangkang anjeun
geus ngiles diteureuy
mongkleng peuting
katresna dipalidkuen sulaya
ninggalkeun raheut jeung
tunggara taya tungtungna.

19 Desember 2018

Ketika Cinta Saja Tak Cukup

Karna rasa
Kadang tak cukup
Maka ada berbagai alasan
Untuk berpaling
Atau menunduk
Menghindari kemilau cinta
di matamu
Lalu berjalan melipir
Menapaki gang lembab
Atau jalan sempit muram
Jauh dari bayangmu

Ketika kemudian
Takdir mengarahkan
Langkah kita
Ke persimpangan sama
Dan kita berpapasan
Kita hanya bisa bersitatap
Dalam bisu
Kenangan dan rasa perih
Juga penyesalan
Bergantian mendatangi
Senyum tawar
kemudian merekah
Kita saling mengangguk
lalu berlalu
Dengan hati sama2
melelehkan
Air mata

Karena cinta
Kadang tak cukup
Memberi solusi
rumitnya situasi
Maka kita pun
Memilih perih
Melewatkan kesempatan kecil
Untuk menyatu
Memilih sama-sama berpaling
Melangkahi takdir yang berbeda
Cinta dan hidup
yang lain lagi

Ketika akhinya takdir
mempertemukan lagi
Kita bergulat dengan
Tanya, andai, dan jika
Tapi akhirnya kita memilih
saling melempar senyum, mengangguk,
dan berdoa untuk
kebahagiaan masing-nasing
Karena cinta kadang tak cukup
Dan hidup memang rumit.

06 Juli 2017

Wanci

Waktu
Lalumpatan
Ngadadahan
Nepakeun
Cetuk huis
Jeung kamarudah
    Lengkah teu ingkah2
    Nasib teu menyat2.
Ah....

16 Februari 2017

Cita-cita Tak Sampai

Perlu jalan memutar
Untuk sampai pada yakin:
Kita tidak berjodoh

Kau terlalu dalam untuk terselami
Oleh jiwa banal
mudah dibuai hal remeh temeh

Butuh menguatkan hati
Untuk memutuskan meninggalkanmu
Dengan mengucap pahit:
Kau bukanlah untukku.

15 Februari 2017

Sisa Usia

tak hendak takluk
pada ngilu
di sekujur tubuh
ringkih langkah
terus menapak
menyusur senja
kian meredup

tak hendak patah
oleh nyeri
di seantero dada
bangun dan bangun lagi
merangkak
seingsut demi seingsut
menapaki hasta terisa
sebelum ajal

tak hendak
berputus asa
ditelan waktu(*)

16 November 2016

Kasarad

Adegan lalumpatan
Carita silihgenti ngawasa layar
Nepakeun sagala rasa
Kanalangsa
Amarah
marudah

Ti poe ka poe
Sarua wae
Cineten
Hareupeun layar
Ngungudag
Kasenangan
Kategangan
Bari mopohokeun
Sagala bangbaluh

Neuleuman Ayeuna

Salengkah salengkah
Neuleuman momen
Miceun harepanharepan hamo tinekanan
Nyerep saripati urip
Nyeuseup madu mangsa

Hirup mah ayeuna
Lain isukan najan pinuh kalangkang harepan

Ngalengkah
Satapak satapak
Nitian sesa mangsa
Da isuk duka bakal tumiba