14 Maret 2011

Di wc umum

Sabot cingogo
Pikiran laluncatan
Cus-cos rupa-rupa pasualan
Hirup nu monoton
Pagawean nu mingkin neken
Hubungan nu beuki ngaluman
Barudak nu beuki ngalawan
Trok, trok, trok
Di luar geus aya nu nunggu giliran

Sono

Ngotektak teu seubeuh-seubeuh
Unggal lambar dikorehan
Unggal layar ditengetan
Neangan akar
Nyungsi jati diri
Lebeng...
Kalah beuki halabhab
Lir nginum cai sagara
Kasono teu bisa kaubaran
Reup peureum
Aya galindeng tembang
Hariring kasono
Ngangajak balik
Ka lembur
Ka sunda(*)
#basa sunda
Powered by Telkomsel BlackBerry®

13 Maret 2011

Perlu Pemicu

perlu pemicu
agar pikiran tak kosong
atau berkecemuk dalam lamunan tak karuan
Karena itu harus selalu ada pendamping:
teman berbagi obrolan
buku
radio
dan terutama video yang dengan dahysat
bisa memacu pikiranku
untuk bergejolak liar
memikirkan kemungkinan-kemungkinan
atau skenario lanjutan(*)

'Essential Killing'

Nyetelnya sambil lalu, dengan ngambil dari tumpukan kaset yang dibeli dipinggir jalan. Essential Killing, judulnya. Setelah diputar ternyata bikin penasaran dan saya pun terpaku di depan TV hingga usai.

Berkisah tentang seorang tentara taliban yang ditangkap tentara Amerika dan dibawah ke daerah Eropa Timur. Karena kecelakaan, ia bisa lolos. Ia diburu tentara dengan anjing pelacak. Harus menaklukkan hutan pinus bersalju.

Karena kehausan ia harus menodong pistol pada seorang ibu yang tengah menyusui bayinya di pinggir jalan. Ia lantas menyedot ASI sang ibu yang shock hingga pingsan. Ia beberapa kali juga harus melakukan pembunuhan, bukan karena sifat agresi dalam dirirnya, tapi semata untuk mempertahankan hidup.

Film ini unik dan menarik: mimim percakapan (pemeran utamanya bahkan bisu), disana sini diwarnai muncratnya darah dan daging yang berhamburan, juga ada absuditas kemanusiaan. Setelah film selesai, saya bisa berkata yakin: ini film bagus! Dengan skala A-D, saya memberinya nilai A-.

Usai menonto, saya tergerak untuk mencari info dilm lebih jauh lagi. Ternyata film ini diarahakan oleh Jerzy Skolimowski, sutradara veteran asal Polandia yang juga pernah membesut Eastern Promises. Film ini sempat mendapatkan penghargaan dalam ajang Polish Film Academy awal bulan ini, yakni untuk musik terbaik, editing terbaik, aktor terbaik (Vincent Gallo), serta special jury award.(*)

12 Maret 2011

The Shaolin

Agak kecele. Melihat Andy Lau dan Jacky Chen jadi bintang film ini, saya berharap hal luar biasa. Terbayang film yang solid, indah, dan mungkin agak lucu.

Ternyata tidak. Kisah seorang jenderal yang jadi biksu ini agak mengecewakan. Ceritanya agak lemah dan kedodoran. Penokohan dan pengembangan karakternya nanggung. Aksi perkelahiannya juga tak istimewa.

Bisa saja penilaian di atas tak sepenuhnya obyektif. Buruknya terjenahan mungkin ikut berpengaruh. Tapi satu hal pasti emosi kita tak ikut terbangun bersama beranjaknya alur cerita. Persaingan sang jenderal dan sang adik yang jadi jejer utama cerita juga terasa agak berlebihan dan luput mengembangkan sisi manusiawi para tokohnya.

Kalau nonton di bioskop rasanya saya akan keluar dengan agak kecewa. Dalam skala A samapai D rasanya film ini hanya layak nilai B-.(*)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

08 Maret 2011

Lain Sajak

lain sajak
ukur kecap-kecap pondok
nu diukir diendah-endah
keur nyamunikeun
maksud

can sajak
da teu endah
teu ngahudang
teu jero

hamo sajak
ukur kahayang
can kataekan(*)

Sasab

rengkenek igel
geuning ngahianat
gelindeng tembang

hirup geus ised
beuki ngjauhan
deres kur'an
galindeng solawat

poe ganti
kahayang ngaberung
beuki tarik
poho ka asal
poho ka pangbalikan
beu...(*)

07 Maret 2011

maaf

maaf
bila kukerap
memunggungimu
aku melata
diseret syahwat dunia
hingga luput segala
halhal kecil
halhal indah
milikmu(*)

Hidup

di ujung gang itu
aku tersadar
hidup hanyalah
rentetan ihtiar
untuk membunuh kekecewaan

karena harapan
kerap menjela
bayangan wajah kita
yang lebih indah dari aslinya
dan hidup kita
dininabobo oleh
kisahkisah indah
milik orang lain

hidup akhirnya
hanya usaha untuk
mengubur kebanggan
dan menerima kenyataan
yang mungkin getir(*)

04 Februari 2011

Lembur Kuring

imah-imah kampung diselang kebonkebon heureut
jalan lalegok-taringgul najan geus diaspal
ti taun ka taun taya robahna
bleg keong nu ngudagngudag kamajuan jaman

ti pangandaran kebat ngidul:
batuhiu
parigi
pasirkiara
parakan
ciwayang
cimindi
ciwangkal
kaduriung
gok we: cigugur

naon nu pantes dipikatineung?
ukur kalangkang poe kamari
nu terus beuki ngipisan
lir halimun katojo panonpoe

naon atuh nu bisa dipikasono?
benguetbeungeut nu beuki asing
kahanjelu nu tetep ngaganjel

lembur kuring
lembur singkur di pakidupan
teuing isuk rek bisa amprok deu(*)