Potret hitam putih
penuh kenangan
dari Proklamasi, Velbak,
dan Palmerah
Barsitatap, bersalaman, berbasa-basi,
berbicang panas
dengan sosok-sosok teguh
dalam integritas
bersama-sama berusaha
menyajikan fakta
demi fakta
berharap dunia yang lebih baik
demokrasi lebih tegak
keadilan dicecap bersama
Dua setengah dekade penuh warna
sering merasa tercecer
berjuang mengejar langkah-langkah
yakin di sekeliling
sering merasa asing
merasa kurang teguh
memeluk keyakinan bersama
merasa diri hanya
sosok lemah dibentuk
sekeliling yang biasa-biasa saja
Banyak jejak telah dibuat
banyak usaha telah dilakukan
banyak pengorbanan diberikan
tapi semua akhirnya
hanya menjadi dokumen-dokumen tua
dengan jajak kenangan
yang kian hari kian mengabur
tiada yang mengingat
tak ada yang menghargai
Dengan semua usaha untuk meyakinkan diri
bahwa semuanya memiliki arti lebih
akhirnya terbukti percuma
segalanya hanya kerja biasa juga
tak beda juga dari lainnya
Bagaimana nanti mengingat
kenangan-kenangan itu?
Mungkin dengan penyesalan
di sana sini
serupa saat mengingat momen-momen
hidup lain jauh sebelum itu
diri kurang lentur
menyesuaikan dengan keadaan
kurang melebur
menangkap dan memeluk semua
kesempatan-kesempatan
31 Januari 2026
Kenangan Kantor
Crimes Series
Setip hari larut
dalam kerumitan perkara
demi perkara
ketika kepemilikan berpindah
dan jiwa-jiwa direnggut
secara tak sah
Cerita demi cerita
datang silih berganti
menyedot tanpa ampun
ke pusaran
rasa penasaran, takjub,
juga ketegangan
ekstasi
Hari ini satu cerita
esok lain lagi
mencari dan menanti
yang lebih menantang
yang lebih misterius
yang lebih brilian
terus dan terus
serasa kian haus
Semua ini
mungkin demi hiburan
atau pelarian
dari masalah-masalah
sekeliling yang rumit
dan susah diatasi
sedangkan di sana
dalam kisah itu
polisi dan detektif
selalu saja bisa bersua solusi.
Pikat Petualangan
Angan-angan terbang
gelisah
terbawa pikat petualangan
di layar-layar digital
yang setiap hari berlomba menyapa
semua bisa melakukannya
dengan roda dua
atau roda empat
sendiri atau bersama
tampak sederhana saja:
bersiap, atur rencana, lalu
berangkat melewati batas kota
menapaki pelosok-pelosok:
sungai, hutan, lembah, gunung
menyatu dengan alam
tersenyum di depan kamera
memamerkan segala
lewat rekaman-rekaman sinamatik
berharap like dan mungkin uang akan datang
Setiap hari terpupuk
hasrat makin meronta
ingin segera mencoba
tapi aduh...
kenyataan tidaklah sama
tidak sama sekali
tak mirip seperti yang diangan-angankan
di sana
di tempat sepi
tak ada jiwa yang tercerahkan
tak ada semangat yang terpompa lagi
kenyamanan diganggu
hal-hal kecil
dan ketakukan-ketakukan aneh
tentang hal yang menanti dalam gelap
ada pula percik kerinduan
pada kisah-kisah di layar digital
rasanya lebih nyaman di sana
di sofa hangat
memainkan tombol remot
atau menggulir layar seluler
berganti cepat
dari satu petualangan ke lainnya.•
Shetland
Kampung tepi pantai yang tenang
sentosa
kecuali bila kau bisa menyelam
ke dalam dada
dan melihat beban yang ditanggung semua warga
Hari ini seorang tua tiada
ditemukan terikat setelah berhari-hari
tersiksa dingin menusuk di halaman
menghadapi pantai berangin
tanya dan curiga
menjelma kabut-kabut kegelisahan
tempat itu tak lagi sama
beban-beban bermunculan
menjelma laku aneh
mencengangkan
kampung kecil di tepi laut
jauh dari bising dan masalah kota
tapi di dalam dada
manusia sama belaka
bergulat melawan monster-monster
yang rapi bersembunyi
tempat sunyi di ujung peradaban
bergulat pelan dalam diam
melawan kesepian yang
mencabik-cabik segala.