09 Juni 2011
Invisible
Tentang Nick, siswa teladan yang tergoda kawan dekatnya untuk berbuat buruk. Segalanya juga menjadi buruk. Annie, salah satu temannya berbuat jahat, berusaha membunuhnya karena menduga Nick seorang pengadu. Tapi ia hanya koma. Jiwanya pun berkelana mencari jawaban dan pertolongan. Lalu kisah bergulir menyelami ketegangan, pergulatan batin melawan suara nurani, kerapuhan jiwa di tengah tekanan rasa berdosa, dan penebusan.
Bisa diduga, happy ending didapat Nick, dengan mengorbankan jiwa Annie.
Film yang lumayan. Juga bisa mengajak kita melakukan perenungan2 tentang mensukuri yang masih dimiliki.(*)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
03 Juni 2011
Renungan
yang sama-sama bosan
ditikam kesepian
lalu sepakat
untuk naik biduk bersama
padahal laut kehidupan
begitu luas
waktu pun begitu panjang
memunculkan kabut
di wajahku
juga wajahmu
menyelipakn bosan
kecewa
dan sederet pengandaian
lalu di sinilah kita
terombangambing
dalam bimbang
dan ketidakpuasan
kekecewaan kecil
menjelma guntur
yang menghanguskan
tenang dan nyenyak kita
kita samasama ragu
untuk berdiri
mengambil sikap
takut perahu oleng
khawatir semua hancur
saat menatapmu murung
hatiku nan suwung
berucap ragu
:mungkinkah kita jatuh cinta
lagi
dan mengarungi laut
dengan perahu yang lebih kokoh?(*)
29 Mei 2011
Keur Anjeun
miyuni taneuh
nyerep girimis
sadrah
sumerah
taya tuntutan
taya keluhan
hayang mikanyaah salira
sarupa bakti panonpoe
nu satia nyaangan alam
taya kabosen
taya hoream
taya kahanjakal
hayang bisa ngahargaan
cinta anjeun
salawasna
sagemblengna(*)
Saat Barca Juara
dalam liukliuk
keindahan dan kesempurnaan
ketika bola mencapai
seni tertingginya
mengajak semua orang
menyatu dalam kejelian
xavi saat melihat kawan dan lawan
Iniesta saat melakukan operan
secepat peluru
seakurat panah arjuna
semua menyatu
dalam kesempurnaan messi
keindahan tim
tak terlawankan
barca...
barca...
trofi diacungkan
legenda telah terlahirkan(*)
23 Mei 2011
Imah
sisieun gang becek
satapak peucang
salega dunya
najan heureut
asa sigrong
penuh ka asih
lega ku kasadrah
imah urang
leuit pangampih asih
sajadah tempat segruk sumujud
bangku pakeeun buat ati
neuleuman kahirupan
saung basajan
sirung harepan(*)
Imah
sisieun gang becek
satapak peucang
salega dunya
najan heureut
asa sigrong
penuh ka asih
lega ku kasadrah
imah urang
leuit pangampih asih
sajadah tempat segruk sumujud
bangku pakeeun buat ati
neuleuman kahirupan
saung basajan
sirung harepan(*)
15 Mei 2011
Tina Tumble
geus suda
rasarasa na baheula sirungan
kiwari geus muguran
kukupu
leungiteun jangjang
kakalayangan taya
cahaya harepan
meureun salah urang
teu open kana
rasa sewangsewangan
rasa nu baheula
tumuwuh
kiwari taya sesana(*)
Boa Anjeun
BOA anjeun beubeulahan ati teh
da nu nembrak gigiruen mah
asa jauh tangtungan
ukur matak tagiwur
nambahan karunsing ati
ti poe ka poe
taya robahna
sedeng anjeun
ah….
asa beuki ngeuyeuban diri
padahal urang pajauh
ukur saling baca kotretan
eusi hate
ukur silih simbeuh
ku basabasa basajan
boa anjeung beubeulahan ati teh..
ah…(*)
Poe Nu Neken
BASA sarangenge moreret
sababaraha deupa leuwih deuket
hate marudah mamanggul
kalangkang katugenah
kahanjakal
kakuciwa
pagalo jadi hiji
suku ngalengkah
ka kaler ka kidul
pikiran ngacacang
marojengjang
awak teu nangan
lir aya beusi panas nurihan kulit
ngalentaban hate
teu puguh rasa
teu puguh cabak
teu puguh sababna
teu puguh tungtungna
poe-poe nu beurat
ngagencetan
katengtreman diri(*)
Pangandaran
taya jentreng kacapi
teu aya gelik suling
ukur ombak nu ngaletakan suku
pasosore nyanghunjar dina kikisik
beulahan ati di kenca-katuhu
tingtrim diri, tengtrem hate
nyerangkeun sarangenge
teuleum di tungtung laut
mun salilana poe teu robah meureun endah(*)
11 Mei 2011
Source Code
Satu lagi hasil keliaran imajinasi manusia. Source Code, film besutan Duncan
Jones, menyajikan sebuah teknologi anyar yang sudah dikuasai manusia. Itulah
mesin yang memungkinkan seseorang kembali ke kejadian di masa lalu lewat
tubuh para pelakunya.
Colter Stevens (Jake Gyllenhaal) berperan sebagai tentara yang jadi korban
kecelakan helikopter. Kedua kakinya hilang. Dengan mesin Source Code ciptaan
Dr. Rutledge (Jeffrey Wright) ia ditugasi merekonstruksi, bahkan mencegah
peledakan kereta cepat. Ia kembali ke tubuh salah satu penumpang dan berusaha
menemukan bom.
Mesin itu membuat ia bisa berulang-ulang kembali dan mengalami siksaan batin
menjadi korban ledakan bom. Lalu film ini pun masuk pada wilayah khas 'time
travel': bisakah seseorang mengubah masa lalu? Jawabannya terasa khas
hollywood. Tapi, bukankah memang untuk itu film dibuat: sebagai hiburan
sehingga ketika keluar dai bioskop, atau meninggalkan depan televisi kita tak
justru terbebani.
Hollywood memang sudah jauh di depan dalam urusan pengembangan imaji. Mereka
dengan leluasa mengekplorasi segala kemungkinan dan memiliki teknologi untuk
mewujudkannya sehingga semua seolah nyata. Kita tersedot dan dengan sukarela
ikut ditarik ke dalam pergulatan ide. Bahkan diam-diam kita bisa saja
dicekoki paham-paham baru, tanpa sadar tanpa perlawanan.
Film Indonesia, tampaknya masih jauh sekali tertinggal di belakang. Urusan
film kita semata horor yang mengkhianati akal sehat, atau asmara yang
mengandalkan napsu, serta pameran kemewahan yang bikin hidup kita terasa
sangat menderita.(*)
07 Mei 2011
Knockout
Knocout. Dari judulnya bahkan kita sudah bisa meraba arahnya. Ketika terlihat jelas pemeran utamanya seorang remaja kutubuku maka gambaran cerita itu makin jelas bagi kita.
Tapi tetap saja terasa asik menikmati kesederhanaan cerita itu. Bahkan tak sekalipun tergerak tangan untuk meraih remote dan mempercepat cerita.
Berkisah tentang Mathew, remaja kutu buku yang serba canggung yang baru diajak pindah orang tuanya ke sebuah kota kecil. Keadaan membuatnya harus berurusan dengan juara tinju.
Ia menemukan solusi lewat olahraga sama, yang digeluti kekeknya dan ia sukai lewat buku-buku. Tentangan sang ibu serta hambatan psikologis jadi hal utama yang harus dia atasi. Seperti cerita anak pada umumnya, akhir bahagia didapat Mathew.
Dari segi cerita tak ada hal istimewa yang dijanjikan. Tapi kita juga tak menemukan hal-hal yang bisa mengganggu.
Cerita anak seperti ini selalu menarik diikuti karena kesederhanaannya. Kita menemukan dunia yang sudah lama kita tinggalkan dan terus kita rindukan. Kita menemukan dunia yang bersebrangan dengan dunia kejam dan menekan yang kita jumpai sehari-hari.(*)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
05 Mei 2011
Stranded
Lumayan. Dengan pameran keindahan fotografis padang pasir. Cerita gak istimewa, agak bisa ditebak. Juga tak sepenuhnya utuh karena lalai menjelaskan latarbelakang dan reasoning kehadiran desersi legiun asing Prancis berkebangsaan Arab.
Tapi, secara umum bisa diikmati. Bisa membuat kita tertarik untuk mengikutinya hingga tuntas. Sebuah hiburan dan jangan berharap lebih dari itu.
Powered by Telkomsel BlackBerry®